BAHASA | ENGLISH | 中国
ARTIKEL

Pengaruh Obesitas pada Kesuburan

 
32011467_l

Obesitas merupakan masalah yang umum terjadi di seluruh dunia. Kelebihan berat badan dan obesitas sering dihubungkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, osteoartitis, dan gangguan reproduksi dengan keluhan yang paling sering dialami adalah menstruasi tidak teratur dan kemandulan. Namun berat badan juga berpengaruh pada masalah kesehatan umum dan reproduksi.

Berat badan normal Standar internasional yang dipakai untuk menilai ideal tidaknya berat badan adalah BMI (Body Mass Index), yang menggunakan perbandingan berat badan dan tinggi badan. Untuk menghitung BMI, caranya sangat sederhana. BMI sama dengan berat badan dibagi dengan tinggi badan.

BMI = Berat (kg) / tinggi² (m)

BMI telah terbukti sebagai pengukuran yang efektif secara klinis dan banyak penelitian yang menunjukkan rendahnya kemungkinan untuk hamil pada orang dengan BMI lebih dari 25 atau kurang dari 18,5.

Obesitas dan infertitas

Walaupun banyak dari wanita yang telah memiliki anak adalah obesitas, dan memang wanita yang obesitas dapat hamil, banyak penelitian menunjukkan bahwa wanita yang kelebihan berat badan (BMI ≥ 25) dan obesitas (BMI ≥ 30) tiga kali lipat memiliki kemungkinan untuk infertile dibandingkan dengan wanita yang berat badannya normal.

Distribusi lemak di perut pada wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas secara signifikan mempengaruhi fungsi dan produksi hormone-hormon (androgen dan estrogen) yang berperan dalam ovulasi. Oleh karena itu, wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas lebih mungkin untuk mengalami ketidakteraturan ovulasi sehingga menstruasinya menjadi tidak teratur dan infertile.

Walaupun mekanisme yang pasti belum jelas, tingginya tingkat insulin yang beredar dan resistensi insulin yang terkait berperan penting. Dalam hal reproduksi, tingginya insulin yang beredar berperan dalam terjadinya ganggguan ovulasi, yang pada gilirannya memicu peningkatan androgen dari ovarium dan estrogen dari lemak tubuh. Keduanya akan menghambat ovulasi.

Bahkan, tingkat keberhasilan pengobatan infertilitas lebih rendah pada panita yang kelebihan berat badan. Banyak penelitian yang menunjukkan bukti bahwa peningkatan BMI berhubungan dengan peningkatan kebutuhan obat-obatan untuk menangani infertilitas, seperti clomiphene citrate atau injeksi gonadotropin. Prosedur inseminasi pada infertilitas yang tidak jelas sebabnya menunjukkan redahnya angka keberhasilan pada wanita dengan BMI lebih dari 30 dan banyak penelitian menunjukkan rendahnya angka keberhasilan IVF dengan seiring dengan peningkatan BMI.

Masalah kehamilan dan kaitannya dengan obesitas

Pada wanita hamil, kelebihan lemak di tubuh berkaitan dengan meningkatnya risiko keguguran dalam 3 bulan pertama. Pada wanita dengan BMI lebih dari 30, risiko tersebut dapat meningkat menjadi 3x bahkan lebih, meskipun pada yang kelebihan berat badan ringan risiko tersebut juga meningkat.

Ketika kehamilan telah melewati 3 bulan, terdapat pula peningkatan risiko terjadinya kelainan pada janin. Spina bifida 3x lebih sering terjadi pada wanita yang obesitas dan risiko tersebut tetap tinggi meskipun konsumsi suplemen asam folat diberikan. Risiko kelainan perut dan jantung juga meningkat 2-3x pada wanita yang kelebihan berat badan.

Risiko terjadinya diabetes dalam kehamilan dan hipertensi juga meningkat 2-3x. hal ini dapat memicu kelahiran premature, induksi persalinan, operasi sesar dan peningkatan risiko bayi lahir mati. Selain itu ada lebih banyak risiko komplikasi setelah melahirkan seperti infeksi, perdarahan, dan tromboemboli, pada wanita dengan berat badan berlebih dibandingkan dengan yang berat badannya normal.

Baru-baru ini, suatu penelitian menunjukkan adanya hubungan antara obesitas pada ibu dengan penyakit kardiovaskular pada keturunannya saat dewasa. Dan juga, tingkat diabetes mellitus tipe II pada dewasa lebih tinggi diperoleh pada yang ibunya memiliki berat badan diatas normal saat hamil. Mengingat bahwa obesitas dan resistensi insulin bukan hanya genetic tetapi juga didapat, peningkatan sensitivitas insulin ibu menjelang pembuahan melalui aktivitas atau diet tidak hanya memperbaiki kesehatan ibu tetapi juga kesehatan anak-anak mereka kelak. Walaupun masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

Apa yang dapat dilakukan pada berat badan berlebih?

Wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas harus mengetahui risiko infertilitas dan buruknya bayi yang dilahirkan. Mereka jug harus mengetahui bahwa keberhasilan pengobatan lebih rendah jika BMI mereka meningkat. Tambahan asam folat harus diberikan.

Beberapa penelitian melaporkan bahwa penurunan berat badan pada wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas, menyebabkan menstruasi teratur dan kehamilan Bahkan tingkat keberhasilan pada program IVF meningkat seiring dengan penurunan berat badan pada wanita infertil akibat penyebab lain yang tidak berhubungan dengan ovulasi (seperti infertilitas akibat factor pria atau gangguan tuba). Penurunan berat badan memang tidak mudah dilakukan. Cara yang paling berhasil untuk membantu wanita yang berat badannya berlebih adalah memiliki perilaku yang baik. Olahraga dan diet yang baik merupaka cara yang lebih efektif daripada hanya berkonsentrasi pada diet rendah kalori. Hal ini sangat baik dilakukan sebelum dimulainya pengobatan infertilitas dan berlanjut saat awal kehamilan.

ARTIKEL TERKAIT

  • 24522122_ml

    Mengapa Anda Bisa Menjadi Tidak Subur?

    Infertility adalah ketidakmampuan pasangan suami istri untuk mencapai kehamilan setelah 1 tahun berhubungan tanpa menggunakan alat kontrasepsi atau ketidakmampuan untuk mempertahankan kehamilan. Umumnya, pasangan butuh 5-6 bulan untuk bisa hamil. Mengapa seseorang bisa tidak subur? Lihat lebih...

  • keluarga 6

    Keluarga Morula

    Keluarga Morula

  • Menunda Kehamilan dan Risikonya pada Kesuburan

    Kehamilan memang harus direncanakan dan butuh persiapan. Pasangan yang memutuskan menikah, tidak berarti serta merta siap untuk punya anak. Banyak pasangan suami istri yang ingin menunda untuk punya anak dengan alasan ingin beradaptasi dulu dengan pasangan, menyelesaikan pendidikan, mencapai...

  • 10440797_1090693697623062_4186780394987870460_n

    Preeklamsia Pada Ibu Hamil

    Bagi #morulamom yang sedang mengandung sebaiknya memperhatikan tekanan darahnya, karena pada Ibu hamil hipertensi dapat mengakibatkan preeklamsia yang membahayakan keselamatan Ibu dan janin.

  • 11138628_1095199220505843_569446847231694903_n

    Fertility Awarness

    Dear #morulafamily yang ingin mengetahui tentang permasalahan infertilitas dan program kehamilan.. Yuk ikutan Kelas Fertilitas yang akan diadakan pada : Hari / tgl : Sabtu, 11 April 2015 Pukul : 09.00 wib Tempat : Bic Klinik lantai 4 Jl. Teuku Cik Ditiro No. 12 Menteng Jakpus

TESTIMONIAL

5th yll sempet minder blm dikasi keturunan, lgs fokus cari tau Αϑα apa dg reproduksi αкυ ϑάn suami, tentunya cari info dok yg sekiranya oke jg dong. Tanpa pikir panjang, lgs ke BIC (dr ivan) mll proses periksa bertahap, αкυ suami putuskan  ikut ivf. Dengan pantauan team dokter suster handal, sabar, komunikatif, ϑάn  kami  bismillah, yakin, sabar, bdoa, ikhtiar, ikhlas Alhamdulilah, اللّهَُ kasih jalan, ivf kami berhasil, kehamilan kembar tripet. . Alhamdulillah semua tumbuh sehat, .. ♔τ̲̅н̲̅a̲̅и̲̅κ̲̅ч̲̅o̲̅u̲̅♔ team BIC  ({})

Setelah lebih dari 10 tahun saya & suami mencoba u/ memiliki anak, Morula menjadi tempat dimana kami dapat mewujudkan harapan. Di Klinik Morula kami mendapatkan pelayanan dan konsultasi yg profesional, tanpa mengalami kendala berarti, dua bulan setelah mengikuti proses awal IVF, saya dinyatakan hamil.Kebahagian bertambah dibulan berikutnya dengan adanya kabar bahwa saya hamil triplet. Rasa bahagia dan syukur yg mendalam atas keberhasilan program IVF yg kami jalankan. Thanks to Dr. Indra Anwar dan Dr. Agustin serta seluruh perawat yg terlibat dlm keberhasilan program IVF. Keep the good work!

Tidak pernah terbayang, bila kini hari hariku dan suami, ramai oleh riuh rendah suara anak-anak dan segala perabotannya. Dalam waktu 2 tahun setelah 9 tahun kosong, triplet ( Raina, dan adiknya rayya terlahir mengisi kehidupan kami. Thanks to God, dr ivan and morula, harapan itu bisa menjadi kenyataan. Aku bisa memeluk, mencium dan bermain bersama keempat buah hatiku. Lengkap sudah rasanya .. life is miracle. Morula is a miracle ..

‎Mimpi 11 thn pernikahan saya terwujud ditahun 2014 dengan kelahiran baby Gwen Shania Ivanikarmel Sinaga melalui program ivf di Morula Jakarta..saya mengucapkan trimakasih buat dr Ivan Sini SpOG yang sudah sabar membantu proses bayi tabung dan proses kelahiran baby Gwen ke dunia ini.. 

Semua testimoni
GALERI
  • IMG_0507
  • WhatsApp Image 2017-07-31 at 1.29.06 PM
  • IMG_917944
  • unnamed
  • 14692061_1147553608656647_1880102189472884558_o
  • IMG-20160408-WA0043(1)
  • 10522767_923472937731383_597399852056795438_n
  • aktivitas-morula-2
  • baby6-w
  • Morula IVF 1
  • keluarga 6
  • foto2-morula10
  • foto2-morula45
  • foto2-morula61