BAHASA | ENGLISH | 中国
ARTIKEL

Apakah yang terjadi pada embrio yang tidak ditransfer?

 
3aed6ba0c6d5be54ddc83f1b6188237d_big

Embryo Freezing (Cryopreservation)

Pembekuan embrio/Embryo Freezing  dalam konteks IVF merupakan istilah yang pada dasarnya kurang tepat. Istilah yang lebih tepat digunakan adalah "kriopreservasi embrio" karena tujuan utama dalam proses ini adalah untuk menyimpan embrio secara kriogenik dengan tetap mempertahankan viabilitas atau kelangsungan hidupnya.

Pada proses awal IVF, hormon diberikan untuk merangsang perkembangan sel telur. Proses ini berlangsung secara sistemik, sehingga berkembangnya sejumlah sel telur pada waktu yang bersamaan tidak dapat dihindari. Setelah telur-telur tersebut diambil dan dibuahi di laboratorium, sering didapatkan jumlah embrio yang lebih dari cukup untuk ditransfer kembali ke dalam rahim. Sebelum protokol kriopreservasi embrio ditemukan, klinik IVF tidak dapat menyimpan embrio berlebih yang tersisa setelah transfer embrio. Saat ini setelah tersedia prosedur kriopreservasi embrio yang baik, "ekstra" embrio yang cukup berkualitas, dapat di-cryopreserved (dibekukan) sehingga pertumbuhannya dapat dihentikan dan embryo tersebut dapat disimpan untuk prosedur embryo transfer di masa mendatang.

Pada awal perkembangannya program kriopreservasi embrio sangat terbatas dan sering mengakibatkan rusaknya sebagian besar embrio. Saat ini, teknologi yang tersedia memungkinkan hadirnya protokol yang memiliki tingkat kesuksesan yang jauh lebih baik dalam proses kriopreservasi.

Bagaimanakah cara Kriopreservasi Embrio?

Bagian terbesar dari tubuh manusia manusiaterdiri atas air, demikian hal nya dengan embrio. Prinsip dari kriopreservasi adalah Menghilangkan semua kadar air didalam sel embrio hari ke-3 atau ke -5 menjadi bentuk padat/beku. Saat ini tersedia 2 jenis teknologi pembekuan yang digunakan di laboratorium IVF.Teknologi yang lebih dulu hadir disebut slow freezing / pembekuan lambat dan sampai saat ini masih digunakan oleh beberapa center bayi tabung.Teknologi kedua yang lebih maju adalah vitrifikasi. Proses inilah yang digunakan sebagai prosedur kriopreservasi embrio di Morula IVF. Keunggulan dari vitrifikasi adalah pada proses penambahkan zat krioprotektan (nitrogen cair bersuhu -196 C), air dapat didinginkan sampai mengeras, tanpa adanya kristal es yang terbentuk. Hal ini sangat penting dalam dunia embriologi karena pembentukan kristal esseperti yang terjadi pada proses slow freezingdapat merusak embrio.Kristal es akan seperti pisau yang mengganggu bagian dalam sel dari embrio atau " memotong " melalui lapisan luar sel-sel embrio . Jika hal ini terjadi , embrio tidak akan bertahan dari proses kriopreservasi .Vitrifikasi juga terbukti memberikan tingkat kelangsungan hidup yang lebih baik setelah embryo dicairkan kembali (Thawing) sehingga memberikan tingkat kehamilan serta tingkat kelahiran hidup yang lebih tinggi saat siklus transfer embrio beku.  

Berapa lama embrio dapat di kriopreservasi ?

Lamanya Periode penyimpanan dalam nitrogen cair tidak mempengaruhi kelangsungan hidup embryo secara bermakna . Kualitas embrio yang dicairkan setelah beberapa tahun cryostorage hampir sama dengan yang dibekukan selama satu atau dua bulan. 

Apakah kualitas embrio akan sama, sebelum dan sesudah kriopreservasi?

Kegagalan atau keberhasilan dari kriopreservasi embrio tergantung pada seberapa suksesnya proses “penghilangan air” dari tiap-tiap sel embrio . Walaupun bervariasi tergantung pada kualitas embrio pada saat pembekuan , antara 60 dan 90 % embryo bertahan melalui proses freeze/thaw. Tingkat kehamilan setelah transfer embrio bekusetara dengan embrio segar . Apakah semua embrio dapat  dikriopreservasi? Tidak dapat semua embrio dapat dikriopreservasi. Embrio paling layak dan memiliki tingkat ketahanan yang baik setelah proses kriopreservasi adalah embrio yang telah mencapai tahap pembelahan yang tepat, memiliki fragmentasi (keretakan) minimal dan tidak menjalani pembelahan aktif pada hari kriopreservasi.

Di Morula IVF, hanya embryo dengan kualitas good dan excellent saja yang di kriopreservasi. Tingkat kualitas ini dinilai dari jumlah sel, regularitas bentuk dan ukuran sel, derajat fragmentasi, jumlah inti sel dan lain sebagainya sesuai dengan usia embrio. Umumnya embrio akan dipertimbngkan untuk kriopreservasi pada usia 3 hari atau 5 hari. 

Bagaimana cara menentukan kualitas embrio?

Kualitas embrio yang dinilai di bawah mikroskop menggunakan kriteria seperti disebutkan diatas pada dasarnya dapat memberikan prediksi kemungkinan kehamilan setelah prosedur transfer embrio. Walaupun demikian, karena ada banyaknya faktor lainyang mempengaruhi, prediksi tersebut seringkalikurang akurat.Di berbagai center ditemukan siklus yang gagal setelah transfer 2-3 embrio dengan kualitas excellent. Tetapi sebaliknya lahir bayi-bayisehatdari proses bayi tabung setelah transfer hanya satu embrio dengan kualitas good bahkan moderate. Potensi genetik embrio untuk melanjutkan perkembangan normal sangat sulit untuk diukur secara akurat kecuali dengan memanfaatkan PGS (Preimplantation Genetical Screening). PGS merupakan prosedur yang mampu memilih embrio dengan kromosom normal untuk ditransfer. PGS merupakan terobosan keberhasilan IVF dimasa mendatang untuk meningkatkan angka implantasi embrio dan kehamilan. Ketahui lebih lanjut mengenai PGS pada artikel PGS (Pre-Implantation Genetic Screening) Terobosan Keberhasilan IVF.

 

ARTIKEL TERKAIT

  • infertilityontherisenew-300x199

    Faktor Ketidaksuburan Pada Wanita

    Ada beberapa faktor yang menyebabkan ketidaksuburan pada wanita. Salah satunya adalah gangguan pada organ reproduksi. Ada beberapa faktor lagi yang dapat anda lihat di dalam artikel ini.

  • 3782464_l

    Pengobatan Masalah Kesuburan

    Sangatlah penting untuk mencari bantuan medis sedini mungkin. Rasa malu dan terisolasi akibat masalah ini harus segera disingkirkan, dikarenakan semakin cepat penanganan akan masalah kesuburan akan semakin baik kesempatan dan kemungkinan anda berhasil dalam pengobatan masalah kesuburan anda.

  • 24522122_ml

    Mengapa Anda Bisa Menjadi Tidak Subur?

    Infertility adalah ketidakmampuan pasangan suami istri untuk mencapai kehamilan setelah 1 tahun berhubungan tanpa menggunakan alat kontrasepsi atau ketidakmampuan untuk mempertahankan kehamilan. Umumnya, pasangan butuh 5-6 bulan untuk bisa hamil. Mengapa seseorang bisa tidak subur? Lihat lebih...

  • 32011467_l

    Pengaruh Obesitas pada Kesuburan

    Obesitas merupakan masalah yang umum terjadi di seluruh dunia. Kelebihan berat badan dan obesitas sering dihubungkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dll. Apa pengaruh obesitas pada kesuburan? Baca informasi lebih lengkapnya di artikel ini.

  • keluarga 6

    Keluarga Morula

    Keluarga Morula

TESTIMONIAL

5th yll sempet minder blm dikasi keturunan, lgs fokus cari tau Αϑα apa dg reproduksi αкυ ϑάn suami, tentunya cari info dok yg sekiranya oke jg dong. Tanpa pikir panjang, lgs ke BIC (dr ivan) mll proses periksa bertahap, αкυ suami putuskan  ikut ivf. Dengan pantauan team dokter suster handal, sabar, komunikatif, ϑάn  kami  bismillah, yakin, sabar, bdoa, ikhtiar, ikhlas Alhamdulilah, اللّهَُ kasih jalan, ivf kami berhasil, kehamilan kembar tripet. . Alhamdulillah semua tumbuh sehat, .. ♔τ̲̅н̲̅a̲̅и̲̅κ̲̅ч̲̅o̲̅u̲̅♔ team BIC  ({})

Setelah lebih dari 10 tahun saya & suami mencoba u/ memiliki anak, Morula menjadi tempat dimana kami dapat mewujudkan harapan. Di Klinik Morula kami mendapatkan pelayanan dan konsultasi yg profesional, tanpa mengalami kendala berarti, dua bulan setelah mengikuti proses awal IVF, saya dinyatakan hamil.Kebahagian bertambah dibulan berikutnya dengan adanya kabar bahwa saya hamil triplet. Rasa bahagia dan syukur yg mendalam atas keberhasilan program IVF yg kami jalankan. Thanks to Dr. Indra Anwar dan Dr. Agustin serta seluruh perawat yg terlibat dlm keberhasilan program IVF. Keep the good work!

Tidak pernah terbayang, bila kini hari hariku dan suami, ramai oleh riuh rendah suara anak-anak dan segala perabotannya. Dalam waktu 2 tahun setelah 9 tahun kosong, triplet ( Raina, dan adiknya rayya terlahir mengisi kehidupan kami. Thanks to God, dr ivan and morula, harapan itu bisa menjadi kenyataan. Aku bisa memeluk, mencium dan bermain bersama keempat buah hatiku. Lengkap sudah rasanya .. life is miracle. Morula is a miracle ..

‎Mimpi 11 thn pernikahan saya terwujud ditahun 2014 dengan kelahiran baby Gwen Shania Ivanikarmel Sinaga melalui program ivf di Morula Jakarta..saya mengucapkan trimakasih buat dr Ivan Sini SpOG yang sudah sabar membantu proses bayi tabung dan proses kelahiran baby Gwen ke dunia ini.. 

Semua testimoni
GALERI
  • IMG_0507
  • WhatsApp Image 2017-07-31 at 1.29.06 PM
  • IMG_917944
  • unnamed
  • 14692061_1147553608656647_1880102189472884558_o
  • IMG-20160408-WA0043(1)
  • 10522767_923472937731383_597399852056795438_n
  • aktivitas-morula-2
  • baby6-w
  • Morula IVF 1
  • keluarga 6
  • foto2-morula10
  • foto2-morula45
  • foto2-morula61